MENU UTAMA
Beranda
Profil Sekolah
Identitas Sekolah Visi & Misi Sejarah Singkat GTK & Tenaga Pendidik Fasilitas Prestasi
Informasi
Pengumuman Agenda Unduhan
Publikasi & Layanan
Berita Sekolah Galeri Foto Layanan PPID Kontak Sekolah
Berita Sekolah

KEGIATAN SIDALAN

📅 01 Apr 2026, 09:33 WIB ✍️ Oleh: REVAN SOFYAN SYAH 👁️ 1x dibaca
KEGIATAN SIDALAN

KEGIATAN HALAL BIHALAL SETELAH MEMPERINGATI HARI RAYA IDUL FITRI TAHUN 1447 H BERSAMA MURID DAN GURU SD NEGERI 2 OLEAN

Halal bihalal adalah tradisi khas Indonesia pasca-Ramadan (Idul Fitri) untuk berkumpul, saling memaafkan, dan mempererat silaturahmi guna membersihkan dosa sesama manusia. Hikmah utamanya adalah mencairkan hubungan renggang, mempererat persaudaraan (ukhuwah), menciptakan harmoni sosial, serta menjadi sarana syukur dan berbagi kebahagiaan. 

Pengertian dan Konteks

  • Sinonim/Makna Terkait: Silaturahmi Lebaran, bermaaf-maafan, reuni santai, rekonsiliasi sosial. 
  • Asal Istilah: Meskipun terdengar Arab, ini adalah konstruksi khas Indonesia yang berarti menyelesaikan masalah, mengurai benang kusut, atau meluruskan hubungan yang keruh.
  • Sejarah: Dipopulerkan di Indonesia pada tahun 1930-an, lalu digunakan Presiden Soekarno pada 1948 untuk menyatukan tokoh politik yang bertikai

Hikmah dan Nilai-Nilai Halal Bihalal

  1. Penyempurna Ibadah Ramadan: Memaafkan kesalahan sesama (hablum minannas) setelah memohon ampunan kepada Allah (hablum minallah).
  2. Mempererat Silaturahmi: Memperkuat hubungan persaudaraan dengan keluarga, kerabat, dan rekan kerja yang mungkin jarang bertemu.
  3. Rekonsiliasi Konflik: Menjadi momen pencairan hubungan yang sebelumnya renggang, dingin, atau berkonflik.
  4. Wujud Kebersamaan: Memupuk persatuan bangsa dan toleransi dalam masyarakat.
  5. Peduli dan Berbagi: Momen untuk berbagi kebahagiaan dan rezeki.